Rehad (Renungan Hadits) 73
Ketika Pintu Surga Dibuka, Pintu Neraka Ditutup Dan Syaitan Dibelenggu

عن أبي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ شَهْرُ رَمَضَانَ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ السَّمَاء،ِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّم،َ وَسُلْسِلَتْ الشَّيَاطِينُ (رواه البخاري)
Dari Abu Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah Saw bersabda: "Apabila bulan Ramadhah datang, maka pintu-pintu langit dibuka, pintu neraka jahannam ditutup dan syaitan-syaitan dibelenggu". (HR. Bukhari)

Hikmah Hadits ;
1. Ramadhan merupakan bulan yang sangat mulia dan sangat istimewa serta memiliki banyak sekali keutamaannya. Dan diantara tanda kemuliaan dan keistimewaan bulan Ramadhan adalah dibukanya pintu2 langit (dalam riwayat lain disebutkan pintu-pintu surga) selebar-lebarnya, dan ditutupnya pintu pintu neraka Jahannam serapat-rapatnya, serta dibelenggunya syaitan.
2. Adapun makna dibukanya pintu-pintu surga dan ditutupnya pintu-pintu neraka, sesungguhnya banyak pandangan ulama yang menjelaskan makna tersebut. Namun jika dirangkum dan disimpulkan dari berbagai pandangan tersebut, maka maknanya mengerucut pada, "bahwa pintu-pintu surga dibuka pada bulan Ramadhan adalah karena demikian banyak dan melimpahnya amal ibadah dan amal shaleh yang dikerjakan oleh kaum muslimin di bulan ini, yang secara bersamaan hal tersebut sekaligus mendorong kaum muslimin untuk melakukan segala amal kebajikan yang dapat mengantarkannya menuju surga. Sedangkan pintu-pintu neraka ditutup adalah karena sangat sedikit dan berkurangnya perbuatan maksiat yang dilakukan oleh orang-orang yang beriman, lantaran kaum muslimin di bulan ini berpuasa menahan hawa nafsunya, mengharap keridhaan Allah Swt semata."
3. Sedangkan kesimpulan dari makna dibelenggunya syaitan adalah, "bahwa syaitan tidak mudah menggoda kaum muslimin saat sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, sebagaimana syaitan menggoda kaum muslimin di bulan-bulan lainnya. Sebab, kaum muslimin di bulan Ramadhan, sangat antusias menyibukkan diri dengan berbagai amal ibadah dan amal shaleh lainnya, seperti  membaca Al-Quran, shalat tarawih, dzikir, infak shadaqah, mengikuti pengajian dan kajian keislaman, dsb. Maka oleh karenanya syaitan terbelenggu atau tertutup kesempatannya untuk menggoda manusia. Karena semakin banyak manusia beramal ibadah dan beramal shaleh, maka akan semakin menutup celah bagi syaitan untuk menggoda dirinya. Mudah2an kita semua termasuk ke dalam golongan hamba-hamba Allah yang terhindar dari godaan dan tipu daya syaitan, serta mudah2an kita semua termasuk ke dalam hamba-hamba-Nya yang layak masuk ke salam jannah-Nya... Amiiin Ya Rabbal Alamin.

Wallahu A'lam
By. Rikza Maulan, Lc, M.Ag.

0 Comments:

Post a Comment